Seorang Wanita Dipecat Dari Pekerjaannya Karena Dianggap Terlalu Cantik

Seorang Wanita Dipecat Dari Pekerjaannya Karena Dianggap Terlalu Cantik

Seorang Wanita Dipecat Dari Pekerjaannya Karena Dianggap Terlalu Cantik

SukaGosip.com – Biasanya, seorang pegawai dipecat jika karena melakukan kesalahan fatal. Namun seorang wanita bernama Emma Hulse, pantas kecewa. Dia tak membuat kesalahan apapun tapi dipecat perusahaan.

Emma pantas dongkol karena Dipecat Dari Pekerjaannya Karena Dianggap Terlalu Cantik.

Wanita ini bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan produsen televisi swasta di London, Inggris. Namun, dia diberhentikan sebagai pegawai baru-baru ini.

Seorang Wanita Dipecat Dari Pekerjaannya Karena Dianggap Terlalu Cantik

Perempuan berusia 24 tahun ini mengatakan pemecatan ini terjadi ketika dia hendak mulai bekerja sesuai waktu shift-nya. Tak disangka, Emma malah disuruh pulang.

“ Kau seharusnya berada di atas panggung peragaan busana,” kata Emma sambil menirukan perkataan mantan pimpinannya.

Baca juga :  Wanita Cantik ini Pilih Pria Berbadan Tambun Untuk Dijadikan Suami

Emma mengaku kecewa dengan pemecatan itu apalagi alasan dirinya terlalu cantik. Perempuan malang ini sempat berpikir jika kecantikannya telah mengganggu konsentrasi karyawan lain di tempatnya bekerja.

“ Saya merasa sangat kecewa karena diperintahkan pulang. Saya tidak tahu ingin berbuat apa,” kata dia.

Walaupun wajahnya terlalu cantik, Emma mengaku tidak pernah berpakaian yang tidak sopan. Dia selalu mengenakan kemeja dan celana panjang untuk bekerja. Namun, Emma menduga manajer yang memecatnya itu adalah orang yang pernah mengajaknya kencan, tapi ajakannya ditolak.

Seorang Wanita Dipecat Dari Pekerjaannya Karena Dianggap Terlalu Cantik

Sementara itu, pemilik perusahaan tersebut, Adam Luckwell mengatakan, pihaknya kini sedang menyelidiki tuduhan Emma dan memandang serius hal itu. Adam mengatakan Emma dipecat beberapa minggu yang lalu setelah tiga bulan bekerja di perusahaannya.

“ Saya tak bisa komentar lebih lanjut mengenai hal ini karena masih belum mendapat informasi sepenuhnya. Jika Emma mengalami ketidaknyamanan dengan setiap karyawan, kami memohon maaf,” kata Adam.