Warga Jambi Tak Menyangka Zumi Zola yang Dikenal Sopan Santun Jadi Tersangka Korupsi

Warga Jambi Tak Menyangka Zumi Zola yang Dikenal Sopan Santun Jadi Tersangka Korupsi
Warga Jambi Tak Menyangka Zumi Zola yang Dikenal Sopan Santun Jadi Tersangka Korupsi

Sukagosip.com – Warga Jambi Tak Menyangka Zumi Zola yang Dikenal Sopan Santun Jadi Tersangka Korupsi, Penetapan status tersangka gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kepada Gubernur Jambi, Zumi Zola benar-benar membuat heboh kalangan seantero Jambi. Banyak warga yang mendoakan agar gubernur ganteng tersebut tetap tegar. Tak sedikit pula yang berharap kasus tersebut diusut tuntas.

Ani misalnya, ibu rumah tangga di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi ini mengaku sedih masalah hukum tengah menjerat Zumi Zola. Padahal selama ini, Zola dikenal sebagai sosok yang baik dan sopan di kalangan masyarakat banyak.

Baca Juga: Diberi Kartu Kuning, Jokowi Akan Kirim Ketua BEM UI ke Asmat

Warga Jambi Tak Menyangka Zumi Zola yang Dikenal Sopan Santun Jadi Tersangka Korupsi
“Muda, kaya tapi tidak sombong. Sering minum dan makan sama kami kalau berkunjung ke pasar,” ujar Ani yang mengaku sehari-hari berdagang sayur di Pasar Angso Duo, Kota Jambi kepada Liputan6.com, Sabtu (3/2/2018).
Hal tidak jauh berbeda juga dikatakan Kurniawati, salah seorang guru di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang notabene adalah kampung halaman keluarga besar Zumi Zola.

Wati, sapan akrab Kurniawati tak menyangka, sosok gubernur yang selama ini diidolakannya tersandung kasus suap atau gratifikasi. Padahal, kata dia, selama menjabat sebagai Bupati Tanjabtim hingga duduk sebagai gubernur, Zumi Zola dikenal tegas dan tidak ada kesan ‘nakal’.

Berbeda dengan Wati maupun Ani, Iman, salah seorang warga Kabupaten Sarolangun, Jambi berharap KPK benar-benar mengusut tuntas kasus yang tengah disidik tersebut. Selain itu, kasus yang tengah menjerat Zumi Zola itu bisa menjadi bahan pembelajaran.

“Tidak hanya bagi kalangan pemerintah agar benar-benar bersih. Tapi juga masyarakat, agar bisa menilai ke depan bisa lebih kritis lagi dalam memilih calon pemimpin,” ujar Iman.(liputan6.com)